Rabu, 18 Maret 2009
hold my hand
The father was kind of scared so he asked his little daughter,
"Sweetheart, please hold my hand so that you don't fall into the river."
The little girl said, "No, Dad. You hold my hand."
"What's the difference?" Asked the puzzled father.
"There's a big difference," replied the little girl.
'If I hold your hand and something happens to me,
chances are that I may let your hand go.
But if you hold my hand, I know for sure that no matter what happens,
you will never let my hand go.'
In any relationship, the essence of trust is not in its bind, but in its bond.
kayanya itu deh yang selalu dilakukan BABE kita, HE holds our hands everytime n never let go....
GBu^^
Selasa, 17 Maret 2009
pelajaran terbaik
1. Apa yang tidak mungkin dilakukan manusia?
Murid-murid bingung, tidak tahu jawabannya. Sang guru kemudian menjawab: Semua hal di dunia ini mungkin terjadi, kecuali satu hal, kembali ke masa lalu. Waktu tidak bisa diputar ulang dan manusia tidak akan bisa kembali ke masa lalunya.
2. Apa yang paling besar di dunia ini?
Sang murid-murid dengan cepat menjawab,” Gunung!! Gunung yang paling besar didunia ini.”
Sang guru menjawab,”Benar, tetapi yang paling benar adalah nafsu.”
Nafsulah yang paling besar di dunia ini. Banyak contoh terjadi karena mengandalkan hawa nafsunya saja maka orang tua bisa membunuh anak dan keluarganya sendiri, terjadi banyak pemerkosaan anak dibawah umur bahkan yang masih duduk di bangku TK, nafsu dendam dan sebagainya.
**Tapi kalau nafsu makan harus tetap ada ya? Kalau ndak bisa lemes dong.
3. Apa yang paling mudah dilakukan oleh manusia?
Sang murid menjawab,”Bernafas, Marah!!” Sang Guru menjawab, “Benar, tapi yang paling benar adalah meninggalkan iman.” Manusia mudah sekali meninggalkan imannya. Mungkin karena penderitaan, kemalasan atau harta dan beribu alasan lain bisa menyebabkan manusia dengan mudah meninggalkan imannya, meninggalkan ibadatnya.
4. Apa yang paling tajam di dunia ini?
Murid-murid menjawab”Pedang !! Tombak!!” Sang Guru menjawab,”Benar, tapi yang paling benar adalah lidah.”
Lidah manusialah yang paling tajam di dunia ini, hanya karena tajamnya lidah maka terjadi fitnah, pembunuhan dan penderitaan. Bayangkan lidah yang panjangnya mungkin cuma 10 cm bisa menghancurkan semuanya karena ketajamannya.
Yang patut kita renungkan adalah: Kita sebagai manusia, kita hidup di masa kini. Ada yang bilang masa lalu adalah sejarah, masa kini adalah anugerah dan masa depan adalah misteri. Memang manusia tidak akan bisa kembali ke masa lalunya, waktu tidak bisa diputar ulang, kita hidup di masa kini. Karena itulah dalam hidup kita sekarang ini kita harus bisa mengendalikan hawa nafsu kita, kita harus berupaya supaya kita tetap menjadi manusia yang beriman dan taat kepada Tuhan, selain itu kita harus bisa mengendalikan lidah kita, perkataan kita, apa yang kita ucapkan hendaklah adalah perkataan yang baik dan tidak membuat orang lain menderita. Selagi kita masih diberi anugerah bisa hidup sekarang ini, kita semua harus berupaya menanam kebaikan dalam setiap tindakan kita dan terus maju menyongsong masa depan yang menanti kita.
Sabtu, 14 Maret 2009
if i were a boy
Well, sebenernya pernah 1 kali gw agak sedih juga si napa gw bukan cowo, soale semua pikiran gw saat itu kayanya lebih condong ke pemikiran cowo deh..... (sotoy amat si, kaya tau pemikiran cowo kaya apa ajah... hahahaa....) Kadang untuk berbuat sesuatu gw bener2 dibatesin ma yang namanya gender gw ini.... and it makes me really mad, napa si??? cuma gara2 gw cewe jadi ga bole gini getu?? ga adil amit.... misal, gw baek ma seseorang yang berlawanan gender ma gw, dibilang cari perhatian lah, kasi harapan lah, padahal niat gw bener2 murni buat temenan doank.... (ampe berbusa kadang gw ngasi taunya, terutama ke bonyok gw... grr....) contoh lagi, gw pernah mengemukakan mo bagpacking ma temen2 gw ke 1 tempat, it means pegi ke tempat tujuan itu dengan numpang sana sini, bawa bekal n barang2 seadanya.... wew... impian gw banget!!! seru banget tuh.... tapi dengan tega bokap gw bilang, jangan macem2 lah, loe kan cewe..... gubrak!!!! itu cuma beberapa contoh ajah, kayanya masi banyak si contoh lainnya di hidup sehari2 gw..... (misal parno kalo bawa mobil ndiri malem2, padahal uda biasa juga.... huhuhu....)
Yah itu hanya andaikan saja si, tiba2 hari ini kepikiran hal itu karena nganggur n berpikir kalo nganggur gini kayanya asiknya jalan2 deh ma temen2.... tapi ga ke mal2 yang membosankan itu, melainkan ke 1 tempat yang dimana kita bisa berpetualang.... (sekali lagi, itu hanya angan2 gw.... hahaha....) Tapi gw tetep bersyukur banget dengan jenis kelamin gw saat ini.... (asli loh lip!!!) hahaha.... Banyak banget hal2 indah yang dialami ma cewe n lom tentu bisa dialamin ma cowo juga, n itu yang gw syukurin banget..... Bisa pake baju2 unik (kaya yang vivi bilang), bermanja2, suka hal2 yang cute (kalo cowo bilang, iiihhh cute banget!!! bukannya bakal dipelototin semua orang yah?? hahaha....), punya temen2 baek (biasanya si sesama cewe deh) yang sama2 ngertiin perasaan kita emotionally if something happens, n other things in girls life.... hihihihi....
thx my GOD banget deh.... hihihi.... just a simple share n 1 pikiran gw yang egois.... hope it blessed..... (mudah2an si... hahaha....) GBu^^
Senin, 09 Maret 2009
Kisah penjual tempe
Ibu ini sangat sedih hatinya, sebab jika tempe tersebut tidak jadi berarti ia tidak akan mendapatkan
uang karena tempe yang belum jadi tentunya tidak laku dijual.
Padahal mata pencaharian si ibu satu-satunya hanyalah dari menjual tempe saja agar ia dapat
memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.
Dalam suasana hatinya yang sedih, si ibu yang memang aktif beribadah di gerejanya teringat akan firman Tuhan yang menyatakan bahwa Tuhan dapat melakukan perkara-perkara ajaib, bahwa bagi Tuhan tiada yang mustahil. Lalu ia pun menumpangkan tangannya di atas tumpukan beberapa batangan kedele yang masih dibungkus dengan daun pisang tersebut.
"Bapak di Surga, aku mohon kepadaMu agar kedele ini menjadi tempe. "Dalam nama Yesus, Amin". Demikian doa singkat si Ibu yang dipanjatkannya dengan sepenuh hati. Ia yakin dan percaya pasti Tuhan menjawab doanya.
Lalu, dengan tenang ia menekan-nekan bungkusan bakal tempe tersebut dengan ujung jarinya.
Dengan hati yang deg-deg-an, Ia mulai membuka sedikit bungkusannya untuk melihat mukjijat kedele jadi tempe terjadi. Namun apa yang terjadi?
Dengan kaget dia mendapati bahwa kedele tersebut masih tetap kedele!
Si Ibu tidak kecewa . Ia berpikir bahwa mungkin doanya kurang jelas didengar Tuhan. Lalu kembali ia
menumpangkan tangan di atas batangan kedele tersebut. "Bapa di surga, aku tahu bahwa bagiMu tiada yang mustahil. Tolonglah aku supaya hari ini aku bisa berdagang tempe karena itulah mata pencaharianku.. Aku mohon dalam nama Yesus jadilah ini menjadi tempe.. Dalam nama Yesus, Amin."
Dengan Iman, Iapun kembali membuka sedikit bungkusan tersebut. Lalu apa yang terjadi? Dengan kaget ia melihat bahwa kacang kedele tersebut ???......... ........masih tetap begitu !
Sementara hari semakin siang dimana pasar tentunya akan semakin ramai.
Si ibu dengan tidak merasa kecewa atas doanya yang belum terkabul, merasa bahwa bagaimanapun sebagai langkah iman ia akan tetap pergi ke pasar membawa keranjang berisi barang dagangannya itu. Ia berpikir mungkin mujijat Tuhan akan terjadi di tengah perjalanan ia pergi ke pasar.
Lalu ibu itupun bersiap-siap untuk berangkat ke pasar. Semua keperluannya untuk berjualan tempe seperti biasanya sudah disiapkannya. Sebelum beranjak dari rumahnya, ia sempatkan untuk
menumpangkan tangan sekali lagi. "Bapa di surga, aku percaya Engkau akan mengabulkan doaku. Sementara aku berjalan menuju pasar, Engkau akan mengadakan mukjijat buatku. Dalam nama Yesus, Amin."
Lalu ia pun berangkat. Di sepanjang perjalanan ia tidak lupa menyanyikan beberapa lagu puji-pujian.
Tidak lama kemudian sampailah ia di pasar. Dan seperti biasanya ia mengambil tempat untuk menggelar barang dagangannya. Ia yakin bahwa tempenya sekarang pasti sudah jadi. Lalu iapun membuka keranjangnya dan pelan-pelan menekan-nekan dengan jarinya bungkusan tiap bungkusan yang ada. Perlahan ia membuka sedikit daun pembungkusnya dan melihat isinya.
Apa yang terjadi? Ternyata saudara-saudara..................tempenya benar benar...................... belum jadi ! Si Ibu menelan ludahnya. Ia tarik napas dalam-dalam. Ia mulai kecewa pada Tuhan karena doanya tidak dikabulkan. Ia merasa Tuhan tidak adil. Tuhan tidak kasihan kepadanya. Ia hidup hanya mengandalkan hasil menjual tempe saja. Selanjutnya, ia hanya duduk saja tanpa menggelar dagangannya karena ia tahu bahwa mana ada orang mau membeli tempe yang masih setengah jadi.
Sementara hari semakin siang dan pasar sudah mulai sepi dengan pembeli. Ia melihat dagangan
teman-temannya sesama penjual tempe yang tempenya sudah hampir habis. Rata-rata tinggal sedikit lagi tersisa.
Si ibu tertunduk lesuh. Ia seperti tidak sanggup menghadapi kenyataan hidupnya hari itu. Ia hanya bisa termenung dengan rasa kecewa yang dalam. Yang ia tahu bahwa hari itu ia tidak akan mengantongi uang sepeserpun.
Tiba-tiba ia dikejutkan dengan sapaan seorang wanita. "Bu?! Maaf ya, saya mau tanya. Apakah ibu menjual tempe yang belum jadi? Soalnya dari tadi saya sudah keliling pasar mencarinya."
Seketika si ibu tadi terperangah. Ia kaget. Sebelum ia menjawab sapaan wanita di depannya itu,
dalam hati cepat-cepat ia berdoa "Tuhan? saat ini aku tidak butuh tempe lagi".
Aku tidak butuh lagi..Biarlah daganganku ini tetap seperti semula. Dalam nama Yesus, dalam nama Yesus, Amin."
Tapi kemudian, ia tidak berani menjawab wanita itu. Ia berpikir jangan-jangan selagi ia duduk-duduk
termenung tadi, tempenya sudah jadi. Jadi ia sendiri saat itu dalam posisi ragu-ragu untuk menjawab ya kepada wanita itu. "Bagaimana nih?" ia pikir.
"Kalau aku katakan iya, jangan-jangan tempenya sudah jadi. Siapa tahu tadi sudah terjadi mukjijat Tuhan?" Ia kembali berdoa dalam hatinya, "Ya Tuhan, biarlah tempeku ini tidak usah jadi tempe lagi.
Sudah ada orang yang kelihatannya mau beli. Tuhan, tolonglah aku kali ini. Tuhan dengarkanlah doaku ini.." ujarnya berkali-kali.
Lalu, sebelum ia menjawab wanita itu, ia pun membuka sedikit daun penutupnya. Lalu ? apa yang dilihatnya Saudara-Saudara ??? Ternyata?? Ternyata? memang benar tempenya belum jadi! Ia bersorak senang dalam hatinya. Puji Tuhan.. Puji Tuhan, katanya.
Singkat cerita wanita tersebut memborong semua dagangan si Ibu itu.
Sebelum wanita itu pergi, ia penasaran kenapa ada orang yang mau beli tempe yang belum jadi.
Ia bertanya kepada si wanita, dan wanita itu mengatakan bahwa anaknya di Yogya mau tempe
yang berasal dari desa itu. Berhubung tempenya akan dikirim ke Yogya jadi ia harus membeli tempe yang belum jadi, supaya agar setibanya di sana tempenya sudah jadi. Kalau tempe yang sudah jadi yang dikirim maka setibanya di sana nanti tempe tersebut sudah tidak bagus lagi dan rasanya sudah tidak enak.
------------------------------------
Apa yang bisa kita simpulkan dari kesaksian sederhana di atas?
Pertama: Kita sering memaksakan kehendak kita kepada Tuhan pada saat kita berdoa, padahal sebenarnya Tuhan lebih mengetahui apa yang kita perlukan.
Kedua : Tuhan menolong kita dengan caraNya yang sama sekali di luar perkiraan kita sebelumnya.
Ketiga : Tiada yang mustahil bagi Tuhan
Keempat : Percayalah bahwa Tuhan akan menjawab doa kita sesuai dengan rancanganNya.
Rabu, 04 Maret 2009
Untuk yang sedang menantikan pasangan hidup..... Singleness doesn't mean u r alone.....
Temen2, ni artikel bagus banget !! sediain waktu paling lama 15 menit buat baca ini, walo panjang tapi berguna banget, sebelum kalian menghabiskan sisa waktu kalian entah kalian akan married atau tidak...
10 menit ga akan ada artinya dibanding kebahagiaan dan berkat yang akan kita dapat dengan pola pikir yang berbeda dalam memandang RELATIONSHIP n PERNIKAHAN...
met baca n renungin yaa ^^
Baik atau buruknya suat hubungan teman, berpacaran / pranikah, atau pernikahan, tergantung daRi siapa saja yang terlibat dari hubungan itu.
Relationship hanya bisa seindah dengan siapa kita menjalin hubungan itu.
Kej 2:18 Tuhan berfirman: “ tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan seorang penolong baginya, yang sepadan dengan dia”
Jika manusia itu seorang diri/ alone: Tuhan katakan itu “TIDAK BAIK”
Seorang diri = A lone/sendirian, bukan Single.
Manusia yang alone, artinya: sendiri saja, eksklusif, terisolasi, menyendiri, tersendiri, tidak ada teman. INI adalah kondisi yang tidak baik.
Mengapa tidak baik jika manusia itu seorang diri saja?
Alasannya:
- karena KASIH
Sifat dasar kasih adalah MEMBERI ( to give, God is Love). Supaya Tuhan bisa mengasihi maka Tuhan menciptakan manusia agar Tuhan bisa mencurahkan kasih-Nya
- Karena untuk memperoleh keturunan, maka harus berpasangan dengan lawan jenis.
- Talenta dan kemampuan kita dapat dikembangkan sendirian saja. Tetapi untuk mengembangkan karakter diperlukan orang lain! Betul kan ?
SINGLE : tunggal, utuh, whole, complete, terpisah, unik
Tuhan tidak bilang : It’s not good to be single, tetapi yang Dia bilang : It’s not Good to be alone.
Adam: pribadi yang single, artinya komplit, utuh, sempurna. Dikatakan “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu sungguh amat baik”. TIDAK pernah dikatakan bahwa Adam sibuk mencari pasangan untuk mengisi kekosongan jiwanya.
~ Yang tercatat adalah: Adam mengusahakan dan memelihara taman Eden, sendirian. Termasuk kerjaan yang amat berat, memberikan nama – nama dari segala mahkluk hidup yang ada di bumi. Begitu sibuknya, Adam sampai tidak sadar kalau ia butuh teman.
Tuhanlah yang bilang, bahwa: “Tidak baik kalau manusia itu sendirian saja”. Adam sibuk, concern dengan pekerjaannya sehingga dia tidak merasa membutuhkan teman. Inisiatif berpasangan justru datangnya dari Tuhan.
Pada waktu Adam setia menjalankan panggilannya, maka Tuhan kasih bonus, yaitu pasangan hidup.
Udah pada setia belum nih sama Tuhan ? ayo kita setia pada setiap pekerjaan/pelayanan yang Tuhan percayakan. Maka yang terbaik pasti Tuhan sediakan buat kita 
Saat Tuhan menciptakan Hawa, wanita diciptakan BUKAN untuk membuat Adam menjadi complete. Mengapa? Karena Adam sudah complete sejak sebelum dia bertemu dengan wanita. Tujuan penciptaan wanita adalah sebagai penolong bagi Adam.
Ilustrasi: untuk mengangkat meja sendirian, bisa dilakukan. Tetapi dengan adanya penolong, maka akan membuat segala sesuatu menjadi lebih mudah bukan?
Sekalipun saat itu Adam masih sendirian, tetapi dia tidak kesepian.
Guys, kalian perlu ingat bahwa alone belum tentu lonely, dan memang tidak kesepian karena ada Tuhan di situ, tetapi jelas bahwa Tuhan bilang: “Tidak baik manusia itu sendirian saja”
Kapan kita tahu bahwa kita siap untuk menerima pasangan?
Yaitu pada saat kita tidak membutuhkan pasangan.
Karena disitulah kita merasa complete. Adam telah membuktikannya. Hawa datang bukan pada saat dia sedang sibuk sana – sini mencari pasangan. Tuhan memberikan pasangan justru pada saat Adam ada dalam kondisi terbaik, saat sedang complete, utuh, single, dan menikmati panggilannya.
Singleness adalah suatu tahapan yang harus dicapai oleh setiap orang yang akan menikah.
Hanya orang yang single, utuh, complete, matang, unik, aman, hanya single person yang siap masuk ke dalam arena pernikahan. Sebab pernikahan seharusnya terjadi antara two single person. Antara laki – laki yang utuh dan wanita yang utuh. Tetapi seringkali faktanya, pernikahan terjadi antara dua orang yang saling tidak utuh, yang saling mencari keutuhan dari diri pasangannya masing – masing.
Pernikahan tidak akan menjadi baik kalau ternyata kita mendapatkan orang yang tidak complete/ tidak utuh. It’s a big NO!! Jika kita mencari seseorang yang bisa mengisi kekosongan dalam hati kita.
Yesus berkata agar kita bisa mengasihi sesama kita, baik itu pasangan kita, istri/suami kita, maka kita harus bisa mengasihi diri sendiri. Jika kita tidak bisa mengasihi diri sendiri maka tentunya kita tidak bisa mengasihi sesamamu manusia. Mengasihi diri sendiri bukan berarti: selfish, self center, atau egois, melainkan menjadi utuh, complete, dan single.
Cara mengasihi diri sendiri:
- mengenal diri kita sendiri
tahu siapa dirimu? Tahu mengapa kamu ada di dalam Tuhan? Tahu mengapa kamu ada disini?
Yesus adl pribadi yang mengetahui siapa diriNya, sehingga Dia bisa mengasihi orla
(Yoh 14:6, 10:9, 11:6, 6:35, 8:12, 11:25)
2. menerima diri kita apa adanya,
--> memilikki gambar diri yang telah dipulihkan dalam Kristus.
Pernikahan yang tidak baik adalah dua individu yang tidak bisa mengasihi diri sendiri, tidak mengenal dirinya sendiri, tidak bisa menerima dirinya sendiri, tetapi berusaha untuk saling mengasihi. Lihat contohnya di sinetron !
Jika pasangan kita sedikit – sedikit telpon kita dan bilang, “knapa sih kamu kok gak telp aku?” atau sedikit – sedikit “knapa sih kamu gak perhatiin aku?” atau “knp c kamu gx seperti yang lain?”
Sesungguhnya kalau kita single (complete, utuh, whole), maka kita tidak segitu butuhnya diperhatikan, karena kita bisa mengasihi diri sendiri dan siap mengasihi orang lain. Yesus adalah pribadi yang tahu persis siapa dirinya, apa tujuannya, dan kenapa Dia ada di muka bumi ini (Yoh 8:14).
IT’S IMPORTANT BEING “SINGLE”
Lebih penting untuk menjadi single lebih dahulu dibanding menikah.
Lebih aman untuk tidak menikah lebih dahulu, daripada menikah tapi kita belum menjadi single.
Hal yang paling BERBAHAYA dalam pernikahan adalah orang yang tidak single, menikah dengan orang yang tidak utuh, itulah penyebab perceraian dan memudarnya kebahagiaan dalam pernikahan.
Kalaupun sekarang kita belum menikah, yang terpenting kita Menjadi SINGLE. Dengan demikian, kita tetap bersukacita.
Sebab, orang yg tidak single, tidak utuh, tidak dapat menguasai dirinya (Ams 25:18).
Orang yang tidak utuh banya bisa mengendalikan sebagian dirinya, dan tidak sepenuhnya. Hanya orang single yang komplit/penuh/utuh akan dapat mengendalikan hidupnya.
Orang yang tidak utuh tidak dapat memberikan apa – apa untuk pasangannya karena tujuan awal dia mencari pasangan adalah selfish, hanya untuk MENGISI kekosongan dirinya sendiri. Pasangan seperti ini hanya akan banyak MENUNTUT, banyak minta diperhatikan, dsb. Dia akan mengganggu konsentrasi hidup kita, pekerjaan, karier, bisnis.
Jika kita menganggap “belum lengkap jika belum menikah” ini merupakan pola pikir yang SALAH.
Hal ini seringkali menyebabkan kebanyakan orang sejak muda berpikir untuk mencari seseorang, untuk mengisi kekosongan dirinya. Itu komplit yang SALAH !! karena :
kekosongan hidup kita hanya bisa diisi oleh Tuhan (Mat 6:33). Carilah kerajaan Allah dan Tuhanlah yang seharusnya menjadi pusat, sumber, dan inspirasi untuk mengisi kekosongan hati kita.
Perlu diingat, kita tidak perlu menikah untuk menjadi complete. Pernikahan tidak selalu menambah urapan dalam diri kita. Kepenuhan panggilan kita hanya didapat di dalam Tuhan, yaitu pada saat kita tahu siapa kita. Kita bisa menerima diri kita sendiri, kita bisa tahu kenapa kita ada disini, dan kita memahami apa tujuan hidup kita.
Kunci menerima kebahagiaan yang sebenarnya: apabila kita menjadi single, utuh, komplit, mengenali siapa kita di dalam Tuhan, dan mengetahui tujuan hidup kita, baik dalam keadaan menikah atau tidak menikah.
Ada orang – orang yang masih sendirian, belum berpasangan/belum menikah, tetapi dia tidak pernah merasa kesepian karena dia utuh, single, dan komplit dalam panggilannya. Tidak dipungkiri, bisa saja, sewaktu – waktu ada keinginan memiliki pasangan, tetapi keinginan itu tidak pernah membuat dia menjadi goyah dan tetap maksimal dalam panggilannya.
HANYA BISA DIISI OLEH YESUS
Banyak orang sendirian tapi dia belum utuh/kosong/sepi, hidupnya banyak diisi dengan usaha – usaha untuk memenuhi kekosongan dirinya dan menjadi orang yang sibuk sana – sini mencari tulang rusuknya. Cobain sana sini, lirik sana lirik sini, jadian sana – sini. Jika dia menikah, bisa jadi dia malah akan merusak pasangannya, apalagi jika pasangannya adalah orang yang single/utuh/’komplit.
Pahamilah : rasa kesepian dan tidak utuh TIDAK BISA DIISI OLEH PASANGAN KITA !! melainkan hanya oleh Tuhan Yesus.
Maka, layanilah Tuhan Yesus, cari dulu kerajaan Allah, ikutlah kegiatan – kegiatan gereja dengan hati&motivasi yang murni, berikan dirimu perhatianmu, usahamu, kreatifmu, dan waktumu..... untuk kemuliaan Tuhan, maka yang lain – lainnya akan ditambahkan-Nya kepadamu. Tuhan lebih tahu kebutuhanmu daripada dirimu sendiri.
Pernikahan yang sempurna antara dua orang utuh tidak akan saling mengeringkan, tetapi saling memberi pujian, saling mendukung, saling menunjang, dan tidak saling menuntut. Mereka akan menghasilkan sesuatu yang baik, kekuatan yang baru, berkat bagi sekeliling. Pernikahan dua orang utuh akah menghasilkan pria dan wanita yang semakin berkualitas, yang mengalami kepenuhan panggilannya di dalam Kristus. Berbahagialah kita jika menikah dengan pribadi utuh dan komplit, punya kedewasaan dan panggilan dalam kristus.
Entah kita menikah atau tidak, sudah menikah atau belum... STAY SINGLE !! Jadilah pribadi yang utuh, komplit, dan aman !!!
God walk with you all ^0^
Cerita tentang katak kecil
… yang menggelar lomba lari
Tujuannya adalah mencapai puncak sebuah menara yang sangat tinggi.
Penonton berkumpul bersama mengelilingi menara untuk menyaksikan perlombaan dan memberi semangat kepada para peserta...
Perlombaan dimulai...
Secara jujur:
Tak satupun penonton benar2 percaya bahwa katak2 kecil akan bisa mencapai puncak menara.
Terdengar suara:
"Oh, jalannya terlalu sulitttt!!
Mereka TIDAK AKAN PERNAH sampai ke puncak."
atau:
"Tidak ada kesempatan untuk berhasil...Menaranya terlalu tinggi...!!
Katak2 kecil mulai berjatuhan. Satu persatu...
... Kecuali mereka yang tetap semangat menaiki menara perlahan- lahan semakin tinggi...dan semakin tinggi..
Penonton terus bersorak
"Terlalu sulit!!! Tak seorangpun akan berhasil!"
Lebih banyak lagi katak kecil lelah dan menyerah...
...Tapi ada SATU yang melanjutkan hingga semakin tinggi dan tinggi...
Dia tak akan menyerah!
Akhirnya yang lain telah menyerah untuk menaiki menara. Kecuali satu katak kecil yang telah berusaha keras menjadi satu-satunya yang berhasil mencapai puncak!
SEMUA katak kecil yang lain ingin tahu bagaimana katak ini bisa melakukannya?
Seorang peserta bertanya bagaimana cara katak yang berhasil menemukan kekuatan untuk mencapai tujuan?
Ternyata...
Katak yang menjadi pemenang itu TULI!!!!
Kata bijak dari cerita ini adalah:
Jangan pernah mendengar orang lain yang mempunyai kecenderungan negatif ataupun pesimis...
…karena mereka mengambil sebagian besar mimpimu dan menjauhkannya darimu.
Selalu pikirkan kata2 bertuah yang ada.
Karena segala sesuatu yang kau dengar dan kau baca bisa mempengaruhi perilakumu!
Karena itu:
Tetaplah selalu....
POSITIVE!
Dan yang terpenting:
Berlakulah TULI jika orang berkata kepadamu bahwa KAMU tidak bisa menggapai cita-citamu!
Selalu berpikirlah:
I can do this!
GBu^^
what a woman should have....
enough
money within her control to move out
and rent a place of her own,
even if she never wants to or needs to...
A WOMAN SHOULD HAVE ...
something
perfect to wear if the employer,
or date of her dreams
wants to see her in an hour...
A WOMAN SHOULD
HAVE .
a youth she's content to leave behind....
A WOMAN SHOULD HAVE .
a past juicy
enough that she's looking forward to
retelling it in her
old age....
A WOMAN SHOULD HAVE ...
a set of screwdrivers, a cordless drill, and a black lace bra...
A WOMAN SHOULD HAVE ..
one friend who
always makes her laugh.. and one who lets her cry...
A WOMAN SHOULD HAVE ...
a good piece
of furniture not previously owned by anyone else in her
family...
A WOMAN SHOULD HAVE ..
eight
matching plates, wine glasses with stems,
and a recipe for
a meal,
that will make her guests feel honored...
A WOMAN SHOULD HAVE
a feeling of
control over her destiny..
EVERY WOMAN SHOULD
KNOW...
how to fall in love without losing herself..
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
how to quit
a job,
break up with a lover,
and confront a friend
without;
ruining the friendship...
EVERY WOMAN
SHOULD KNOW...
when to try harder... and WHEN TO WALK
AWAY...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
that she can't change the length of her calves,
the width of her hips, or the nature of her parents..
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
that her
childhood may not have been perfect...but it's over...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
what she
would and wouldn't do for love or more...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW....
how to live
alone... even if she doesn't like it...
EVERY
WOMAN SHOULD KNOW.. .
whom she can trust,
whom she can't,
and why she shouldn't take it personally...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW...
where to
go...
be it to her best friend's kitchen table..
or a
charming Inn in the woods....
when her soul needs
soothing...
EVERY WOMAN SHOULD KNOW..
What she can and can't accomplish in a day...
a
month...and a year...
GBu all women^^
uda puas lom yah???
Hmm.... Bisa dibilang, bulan Februari lalu merupakan bulan jenuh parah banget buat gw (yah walopun ampe sekarang masi agak2 jenuh si).... Apa yang gw lakukan di bulan itu rasanya bener2 rutinitas ajah, bahkan buat yang namanya kumpul2 ama geng hore (sori guys) itu kaya uda terjadwal..... Gw tetep bersyukur si dengan apa yang gw jalani, tapi tetep ajah rasa bosen itu ga ilang2.... Hari2 kemaren bener2 gw jalani dengan antusias yang sangat2 minus.... Bahkan sempet kepikiran, ya uda lah, gini lah hidup gw... Terima ajah deh, gw udah cukup puas koq.... wew!!!! GAWAT BANGET!!! Masuk ke Maret ini gw mulai menemukan 1 antusias baru, yah walopun masi berasa dikit jenuhnya (=p), tapi paling ga, gw masih bisa menjalani hari2 gw tanpa rasa 'puas' yang terlalu awal..... Hari ini pun gw menemukan kebaikan TUHAN lagi, selain hari ini bisa gw lalui dengan mayan antusias, hari ini juga TUHAN ingetin gw tentang rasa 'puas' gw ini.....
Tadi sore ko Richie sms gw buat kabarin tentang FA, n ingetin juga buat baca artikel yang kemaren dibagiin karena tar pas FA bakal dishare.... Tadinya gw pikir, ya uda gw baca dulu ajah deh, mumpung inget, lagi bengong juga n kebetulan artikelnya gw bawa (pas lagi di rumah sodara gw soale saat itu)..... Ternyata itu artikel tentang tingkat kepuasan kita terhadap keadaan.....
Inti ceritanya, ada beberapa orang yang selalu mengadakan acara pendakian gunung secara rutin..... Pada awalnya mereka sangat berantusias menghadapi pendakian ini, berkumpul bersama, berfoto2, dan lainnya..... Ketika tiba di satu tempat pemberhentian yang menyediakan makan siang untuk mereka, mereka menyadari betapa indahnya pemandangan di sana..... Hal tersebut membuat mereka tidak melanjutkan pendakian lagi.... Bukan karena lelah atau males, tapi karena mereka sudah merasa puas setelah berada di tempat tersebut, karena menurut mereka tempat tersebut sudah cukup memberikan pemandangan yang indah sesuai harapan mereka..... Padahal apa yang mereka akan dapatkan di atas bisa saja jauh lebih bagus apabila mereka mau melanjutkan perjalanan tersebut.....
Mayan nancep banget nih, gara2nya kemaren itu gw juga berasa seperti itu.... Gw berpikir kalo hidup gw saat ini ya udah getu ajah udah mentok, ga bisa diapa2in lagi..... Gara2 mikir getu, pikiran negatif gw yang laen mulai bekerja juga (BUSET DEH!!!!), ngiri lah sama temen gw yang bisa ini itu, punya kelebihan ini itu, pengen lepasin semua yang uda gw punya lah.... wew.... Tapi lewat artikel yang tadi gw baca, TUHAN ingetin gw kalo ini blom maksimalnya hidup gw!!!! DIA mao gw terus berusaha selama hidup gw ini, jangan pernah berhenti dan cepat merasa puas sebelom apa yang TUHAN mao buat hidup gw bisa gw penuhi..... (Bahkan sampe sekarang gw lom tau spesifiknya TUHAN mao gw ngapaen.... huhuhu.... Tapi gw ga akan nyerah!!!) Sekali loe merasa puas, maka apa yang loe jalanin bakal cuma jadi rutinitas ajah, ga ada antusias baru tiap harinya dan yang pasti tiap hari akan dijalani dengan terpaksa banget..... Bukannya nyuru kita buat hidup perfeksionis banget yah, tapi harus bisa keluar dari zona nyaman buat dapet hal terbaik dunkz..... Jadi inget kata2 becandaan temen gw dulu, kalo bisa dapet 10, buat apa dapet 8??? hahaha....
Well, intinya buat sekarang, gw akan berusaha keras memiliki antusias baru tiap harinya, pastinya yang dari TUHAN dunkz..... Memakai hidup gw buat jadi berkat n cari tau tujuan TUHAN di dalemnya...... Memakai waktu gw sebaik2nya karena gw juga menyadari saat ini waktu berjalan dengan sangat amat cepat..... n yang pasti, rasa puas gw bakal gw simpen sampe nanti kalo TUHAN bilang, udah cukup tep..... Karena gw percaya, TUHAN pasti kasih yang maksimal juga pada saatNYA nanti..... hehehehe......
thx 4 reading..... hope it blessed..... GBu^^